Logo Kangsantri AI

NU Pagar Nusa Agenda Damai

Ceramah
M
Misbahul Anwar
8 Juli 2026 3 menit baca 32 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Yang saya muliakan para alim ulama, segenap pengurus ranting serta MWC Nahdlatul Ulama, para tokoh masyarakat, sesepuh desa yang kami tuakan, wabil khusus kepada jajaran pengurus dan seluruh pendekar Pagar Nusa yang saya banggakan, serta seluruh hadirin dan warga desa yang dirahmati Allah.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat limpahan nikmat sehat dan panjang umur, kita bisa berkumpul di majelis yang mulia ini dalam agenda Pagar Nusa. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang saya muliakan,
Pagar Nusa bukan sekadar organisasi pencak silat. Ia adalah kepanjangan tangan dari Nahdlatul Ulama dalam menjaga marwah agama dan kedaulatan bangsa. Beladiri dalam Islam bukanlah untuk kesombongan, melainkan alat untuk melindungi yang lemah dan menjaga ketauhidan. Ingatlah firman Allah dalam Surah Al-Anfal ayat 60:

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ

Artinya: "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu."

Kata "kekuatan" atau quwwah di sini dipahami oleh para ulama kita tidak hanya kekuatan fisik, tapi juga kekuatan iman, ilmu, dan ukhuwah. Sebagai pendekar Pagar Nusa, fisik yang kuat tanpa dilandasi Akhlaqul Karimah akan menjadi kesia-siaan. Sebaliknya, orang yang shalih namun lemah, seringkali hak-haknya terinjak-injak. Rasulullah SAW bersabda:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ

Artinya: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, namun pada keduanya ada kebaikan." (HR. Muslim).

Di desa kita yang damai ini, pendekar Pagar Nusa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan. Paradigma silat kita adalah "silat untuk dakwah". Jika ada warga yang kesulitan, pendekar harus yang pertama membantu. Jika ada fitnah yang memecah belah warga, pendekar harus yang pertama mendinginkan suasana.

Hadirin yang berbahagia,
Ada tiga pilar yang harus dimiliki pendekar Pagar Nusa agar menjadi insan yang bermanfaat: Pertama, Syariat, yakni rajin beribadah dan taat aturan agama. Kedua, Thariqat, yakni pembersihan hati dari sifat sombong dan riya. Ketiga, Haqiqat, yakni menyadari bahwa segala kekuatan dan kemampuan adalah titipan Allah. Pendekar yang sombong akan dibenci Allah. Sebagaimana nasihat ulama:

مَنْ تَوَاضَعَ لِلَّهِ رَفَعَهُ اللهُ

Artinya: "Barangsiapa yang tawadhu (rendah hati) karena Allah, niscaya Allah akan mengangkat derajatnya."

Jadilah pendekar yang "berilmu padi". Semakin tinggi keahlian bela dirinya, semakin merunduk hatinya. Jangan gunakan kemampuan ini untuk menindas sesama atau pamer kekuatan. Gunakanlah untuk menjaga syiar NU yang Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, menjaga para kiai kita, dan menjaga lingkungan desa agar tetap kondusif dari segala bentuk kemaksiatan.

Mari kita terus melatih diri, bukan hanya melatih pukulan dan tendangan, tapi juga melatih kesabaran dalam menghadapi ujian dunia. Semoga Pagar Nusa di desa ini senantiasa diberikan keberkahan, menjadi wadah bagi generasi muda untuk meraih jati diri yang tangguh di dunia dan mulia di akhirat.

Sebagai penutup, mari kita teguhkan tekad. Jadikan organisasi ini sebagai ladang ibadah. Apapun yang kita lakukan, niatkan karena Allah. Semoga langkah kaki kita dalam berjuang di jalan Allah ini dicatat sebagai pahala jariyah yang tidak pernah terputus.

Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang kuat imannya, tangguh fisiknya, dan lembut hatinya. Berikanlah kekuatan kepada seluruh anggota Pagar Nusa untuk menebar kebaikan di bumi Nusantara ini. Jauhkan kami dari sifat sombong dan takabur. Berkahi majelis ini, berkahi desa kami, dan jadikanlah kami bagian dari golongan yang engkau cintai.

Mohon maaf atas segala kekurangan, semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →