Logo Kangsantri AI

Guru teladan pelita ummah

Ceramah
O
ongki willy
14 Agustus 2026 3 menit baca 38 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ و...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Yang terhormat para alim ulama, pengasuh pondok pesantren, bapak dan ibu asatidz serta asatidzah yang saya muliakan, dan yang paling saya banggakan, rekan-rekan santri dan para pelajar sekalian. Segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita dalam majelis yang mulia ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada uswatun hasanah kita, Baginda Nabi Muhammad ﷺ, yang telah membimbing umat ini dari zaman kegelapan menuju cahaya ilmu pengetahuan.

Hari ini, kita memperingati Hari Guru. Sebuah momentum untuk merefleksikan posisi agung seorang pendidik. Dalam tradisi Islam, guru bukanlah sekadar penyampai materi kurikulum, melainkan pewaris para Nabi (warasatul anbiya). Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ
"Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi." (HR. Abu Dawud).

Sebagai santri, kalian berada di jalur yang tepat. Menjadi penuntut ilmu adalah jalan menuju surga, dan guru adalah kompas yang menjaga kalian agar tidak tersesat di tengah arus informasi yang kencang namun kering akan keberkahan. Mengapa guru begitu mulia? Karena guru adalah sosok yang pertama kali mengenalkan kita kepada Sang Pencipta. Guru adalah orang yang sabar membimbing tangan kita saat menulis huruf hijaiyah pertama, dan orang yang dengan ikhlas mendengarkan bacaan Al-Qur'an kita yang masih terbata-bata.

Dalam kitab Ta’limul Muta’allim, Syaikh Az-Zarnuji menegaskan:

مَا أَكْرَمَ الْمُعَلِّمَ وَمَا أَعْظَمَ حَقَّهُ عَلَى الْمُتَعَلِّمِ
"Betapa mulianya seorang guru dan betapa besarnya hak mereka atas seorang murid."
Ilmu tidak akan berkah tanpa adab kepada guru. Keberkahan ilmu tidak diukur dari seberapa banyak buku yang kita hafal, tetapi dari seberapa besar ketundukan hati kita kepada mereka yang telah memberikan ilmunya kepada kita.

Santri sekalian, perhatikanlah ayat dalam Surah Al-Kahfi:

قَالَ لَهُ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰ أَنْ تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
"Musa berkata kepada Khidir: Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?" (QS. Al-Kahfi: 66).
Lihatlah bagaimana Nabi Musa AS, seorang Rasul yang agung, menunjukkan tawadhu yang luar biasa ketika hendak menuntut ilmu kepada Nabi Khidir. Jika seorang Nabi saja begitu beradab kepada gurunya, lalu siapakah kita yang hanya seorang santri jika berani menyepelekan guru?

Keberhasilan kalian di masa depan bukanlah karena kecerdasan otak semata, melainkan berkat doa-doa yang dipanjatkan oleh guru-guru kalian di sujud malam mereka. Saat kalian merasa lelah menghafal matan, atau sulit memahami kaidah nahwu-sharaf, ingatlah bahwa guru kalian pun pernah berjuang di posisi yang sama. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memahat jiwa kalian agar menjadi insan kamil.

Sebagai penutup, marilah kita perbaiki niat. Jadikan masa belajar kalian sebagai ibadah. Hormati guru-guru kalian, muliakan mereka dengan akhlak, dan doakan mereka di setiap usai shalat. Jika kalian bertemu guru di jalan, tundukkan kepala sebagai tanda takzim. Jika kalian berada di kelas, dengarkan dengan penuh khidmat. Karena ilmu yang didapat dengan adab akan menjadi cahaya yang menuntun langkah kalian di dunia dan akhirat.

Ya Allah, muliakanlah guru-guru kami, berikanlah mereka kesehatan, panjangkan umur mereka dalam ketaatan, dan jadikanlah ilmu yang mereka ajarkan sebagai amal jariyah yang tak pernah putus pahalanya. Ya Allah, bimbinglah kami untuk menjadi murid yang berbakti, yang mampu menjaga marwah guru dan ilmu yang telah kami terima.

Terima kasih kepada seluruh asatidz dan asatidzah atas dedikasi tak terhingga. Saya memohon maaf apabila ada tutur kata yang kurang berkenan selama penyampaian ini. Semoga Allah senantiasa meridhai ikhtiar kita dalam menuntut ilmu.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →