Logo Kangsantri AI

Dzikir Cahaya Jiwa Ilahi

Ceramah
S
Sayyid nurwahidi
29 Mei 2026 3 menit baca 64 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَا...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Bapak-bapak yang saya hormati, Ibu-ibu yang biasanya paling cepat kalau ada undangan pengajian apalagi ada berkatnya, dan saudara-saudaraku sekalian yang dirahmati Allah. Mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah, karena kalau bukan karena izin-Nya, mungkin kita sekarang lagi sibuk ngusir ayam di kebun atau malah ketiduran di depan TV. Terima kasih sudah menyempatkan hadir di majelis yang penuh berkah ini.

Bapak Ibu sekalian, tema kita hari ini tentang Lailahaillallah. Ini kalimat sakti, Bapak Ibu. Tapi sayangnya, banyak orang cuma fasih mengucapkannya di bibir, tapi hatinya malah sibuk ngitung cicilan motor atau mikirin kenapa harga pupuk naik terus. Padahal, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلامِهِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ
"Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah Lailahaillallah, maka ia masuk surga." (HR. Abu Dawud).

Bayangkan, tiket masuk surga itu harganya cuma kalimat tauhid. Tapi kalau di dunia sering-sering lupa, nanti pas mau meninggal malah yang diingat malah utang di warung, bahaya itu, Bu!

Nah, ngomongin dzikir, ada yang namanya dzikir Jahar (keras) dan Khofi (pelan/hati). Dzikir Jahar itu seperti kalau Bapak lagi manggil tukang bakso, harus kencang biar didengar. Dzikir ini tujuannya biar semangat, biar jantung yang tadinya malas ingat Allah jadi "dug-dug" lebih kencang karena takut sama Allah. Tapi ingat, jangan sampai Jahar-nya berlebihan, sampai tetangga mengira kita lagi kesurupan massal.

Sebaliknya, dzikir Khofi itu seperti bisnis rahasia. Saking rahasianya, cuma kita dan Allah yang tahu. Ini dzikir orang yang sudah "duduk manis" di hadapan Allah. Allah berfirman:

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
"Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai." (QS. Al-A'raf: 205).

Jadi, kalau Bapak sedang di sawah, bisa pakai dzikir Khofi, sambil nyangkul sambil mikir Lailahaillallah. Jangan sampai nangkulnya kencang, tapi hati malah ngomel karena harganya gabah yang nggak naik-naik. Nanti malah bukan dapat pahala, malah dapat asam urat.

Hikmahnya apa? Orang yang rajin dzikir itu hatinya tenang. Ibarat HP kalau nggak di-charge ya mati, hati manusia kalau nggak di-charge dengan Lailahaillallah ya "lowbat", emosian, gampang marah sama istri, gampang iri sama tetangga yang beli kulkas baru.

Para ulama, seperti Imam Al-Ghazali, sering mengingatkan bahwa dzikir itu adalah "sapu" untuk membersihkan karat-karat di hati. Hati kita ini isinya lebih kotor daripada gudang di belakang rumah kalau kita jarang dzikir. Maka, mari kita biasakan lidah kita basah dengan Lailahaillallah.

Kesimpulannya, Bapak Ibu, mari kita seimbangkan dzikir Jahar di majelis-majelis agar iman kita terbakar semangatnya, dan dzikir Khofi setiap saat agar hati kita tetap tersambung dengan Allah di mana pun kita berada. Jangan sampai kita jadi orang yang merasa sudah taat tapi hatinya kering kerontang.

Semoga Allah istiqamahkan kita untuk terus berdzikir sampai napas terakhir. Mohon maaf kalau ada candaan yang kurang berkenan, maklum, kalau nggak lucu nanti Bapak-bapak pada ngantuk. Terima kasih atas perhatian dan jempol ke atasnya.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →