Logo Kangsantri AI

Hijrah Momentum Perubahan Diri

Ceramah
I
Iriyani Fadirubun
29 Juli 2026 3 menit baca 44 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَا...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Yang terhormat para alim ulama dan asatidz yang senantiasa menjadi pelita ilmu bagi kita semua. Yang terhormat pengurus majelis taklim, serta yang paling saya cintai dan muliakan, ibu-ibu jamaah pengajian yang dirahmati Allah SWT. Segala puji bagi Allah yang dengan kehendak-Nya kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di majelis yang penuh berkah ini dalam rangka menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada uswatun hasanah kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Ibu-ibu sekalian, memasuki tahun baru 1448 Hijriah, bukan sekadar pergantian angka di kalender. Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat dari Makkah ke Madinah, melainkan sebuah transformasi kesadaran diri. Allah SWT berfirman: Inna 'iddatasy-syuhūri 'indallāhi itsnā 'asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa min-hā arba'atun ḥurum(un), żalikad-dīnul-qayyimu fa lā taẓlimū fīhinna anfusakum. (Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan-bulan itu).

Menyambut tahun baru adalah momen emas untuk muhasabah atau evaluasi diri. Sebagai ibu, kita adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Jika kita ingin memperbaiki generasi, mulailah dengan memperbaiki kualitas ibadah kita di tahun yang baru ini. Rasulullah SAW bersabda: Al-muhājiru man hajara mā nahallāhu 'anhu (Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah). Hijrah ke 1448 H artinya meninggalkan kebiasaan buruk, seperti ghibah yang sering tak terasa kita lakukan saat berkumpul, meninggalkan kelalaian dalam shalat tepat waktu, dan meningkatkan kesabaran dalam mendidik keluarga.

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya mengatakan: "Penyesalan yang tulus merupakan inti dari tobat, dan tobat adalah awal dari setiap perubahan menuju kebaikan." Mari kita jadikan tahun 1448 H sebagai tahun "kualitas". Tidak perlu menunggu menjadi orang besar, cukup menjadi ibu yang konsisten dalam kebaikan kecil namun istiqomah. Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadits riwayat Bukhari: Aḥabbul-a'māli ilallāhi adwamuha wa in qalla (Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten dilakukan, walaupun sedikit).

Ibu-ibu, rumah tangga yang penuh barakah adalah cerminan dari hati seorang wanita yang tunduk pada aturan Allah. Mari kita perbaiki tilawah Al-Qur'an kita, tingkatkan sedekah subuh, dan perbanyak istighfar. Jadikan rumah kita seperti Madinah yang tenang dalam iman. Jika tahun lalu kita masih merasa berat untuk bangun tahajud atau berat untuk bersedekah, mari jadikan Muharram tahun ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih taat.

Sebagai penutup, tiga hal harus kita bawa di tahun 1448 H: pertama, niat hijrah dari perbuatan dosa ke amal saleh. Kedua, konsistensi dalam ketaatan meskipun kecil. Ketiga, kesabaran dalam mendidik keluarga di tengah arus zaman yang semakin menantang. Semoga Allah SWT menjadikan tahun 1448 Hijriah ini sebagai tahun penuh keberkahan, kesehatan bagi kita semua, serta menjadikan keluarga kita keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Ya Allah, ampunilah dosa kami, dosa orang tua kami, dan bimbinglah langkah kami di tahun yang baru ini agar senantiasa berada di atas jalan-Mu yang lurus. Hindarkan kami dari fitnah dunia dan akhirat, serta kumpulkanlah kami nanti di surga-Mu sebagaimana Engkau mengumpulkan kami hari ini di majelis ilmu. Semoga tausiyah ini membawa manfaat bagi kita bersama. Saya memohon maaf atas segala kekurangan dalam tutur kata.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →