اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.
Ibu-ibu sekalian, jamaah pengajian yang saya muliakan, yang wajahnya bercahaya karena rajin wudhu—dan mungkin karena sedikit pakai skincare yang halal ya, Bu? Yang terhormat Ibu Ketua Majelis Taklim, ustazah-ustazah yang selalu sabar membimbing kita, serta seluruh Ibu-ibu yang dirahmati Allah. Alhamdulillah, senang sekali bisa berkumpul di sini. Kalau lihat ibu-ibu pengajian, hati saya adem, tapi dompet saya agak was-was, jangan sampai nanti pas penggalang dana, Ibu-ibu malah pura-pura tidur! Hehehe.
Bapak-bapak di rumah jangan iri ya, Ibu-ibu ini kalau sudah kumpul, surga seolah sudah di depan mata. Nah, tema kita hari ini unik: "Kenapa sih Qurban harus pakai hewan? Kenapa nggak pakai uang saja atau mungkin... pakai boneka beruang?"
Ibu-ibu, qurban itu bukan sekadar bagi-bagi daging. Firman Allah dalam QS. Al-Hajj ayat 34:
Kenapa hewan? Pertama, ini ujian keikhlasan. Ibu-ibu kalau disuruh korbankan hobi atau kesayangan, berat kan? Allah perintahkan menyembelih hewan yang sehat dan gemuk supaya kita belajar melepaskan "harta" demi ridha Allah. Kalau bisa beli emas atau arisan tiap bulan, masa beli kambing setahun sekali berat? Itu kambing, Bu, bukan beli mobil mewah.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Tirmidzi:
Ada yang bilang, "Ustaz, daripada menyembelih kambing, mending uangnya saya sedekahkan ke panti asuhan." Saya jawab, sedekah itu bagus, tapi ibadah itu harus ikut aturan owner-nya, yaitu Allah. Kalau instruksinya "Sembelih", jangan diganti "Transfer". Nanti kalau Ibu disuruh masak rendang, masa malah bikin bubur ayam? Gak nyambung, kan?
Hikmah hewan qurban adalah menyembelih sifat kehewanan dalam diri kita. Sifat egois, pelit, suka marah-marah kalau tagihan listrik naik, itu semua disembelih bareng kambingnya. Jadi setelah qurban, Ibu-ibu jadi lebih sabar, tidak gampang tersinggung, apalagi kalau dikritik menantu.
Kesimpulannya, qurban itu bukti cinta kita pada Allah. Jangan takut miskin gara-gara beli kambing. Allah ganti berkali-kali lipat. Justru kalau kita pelit, nanti kambingnya bisa "beranak" di tabungan orang lain! Kita yang rugi. Mari kita luruskan niat, qurban bukan untuk pamer di status WhatsApp "Sapi saya 1 ton", tapi untuk taqarrub ilallah.
Semoga Allah mudahkan rezeki kita agar bisa berqurban tahun ini. Mohon maaf kalau ada candaan yang kurang berkenan. Ibu-ibu memang luar biasa, kalau saya tidak lucu, nanti pada ngantuk.
Mari kita tutup dengan doa: Ya Allah, mampukan kami untuk berqurban, bersihkan hati kami dari sifat kikir, dan tetapkan kami di jalan-Mu. Amin.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ