Logo Kangsantri AI

Spirit Qurban Umat Sejahtera

Ceramah
K
Kikin Muttaqin
22 Mei 2026 3 menit baca 22 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَا...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي.

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesehatan sehingga kita bisa berkumpul di majelis yang penuh berkah ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.

Yang saya hormati para alim ulama, orang tua kita para kiai, asatidz dan asatidzah, serta seluruh tokoh masyarakat desa yang saya muliakan. Terlebih khusus kepada Bapak Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa, dan tentunya yang sangat saya cintai, seluruh bapak-bapak, ibu-ibu, serta adik-adik sekalian warga Desa yang luar biasa. Terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Kehadiran panjenengan semua adalah bukti cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah, hari ini kita berbicara tentang Qurban. Jangan kita anggap qurban ini cuma sekadar memotong hewan lalu selesai. Tidak! Qurban adalah spirit! Qurban adalah api semangat untuk mengubah diri kita dan membangun ekonomi umat!

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hajj ayat 37:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya."

Lihatlah, yang Allah nilai bukan seberapa besar sapinya, tapi seberapa besar pengorbanan dan ketakwaan di hati kita. Apa hubungannya dengan moral? Orang yang berqurban belajar untuk mematikan sifat egois, sifat pelit, dan sifat tamak. Kalau kita sudah terbiasa berbagi, maka akhlak kita akan lembut. Hati tidak lagi keras karena dunia. Inilah kekuatan moral terbesar umat Islam!

Lalu bagaimana dengan ekonomi umat? Sadarilah, qurban adalah mekanisme distribusi kekayaan yang paling adil. Saat kita berkurban, daging itu dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Perputaran uang dan bahan pangan ini sebenarnya adalah sistem ketahanan ekonomi desa yang diajarkan Islam sejak 14 abad yang lalu. Jika desa kita kuat, jika yang mampu mau berbagi kepada yang lemah, maka insya Allah tidak akan ada saudara kita yang kelaparan. Itu adalah pertahanan ekonomi umat yang nyata!

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits:

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ
"Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah melebihi mengalirkan darah (menyembelih hewan qurban)." (HR. Tirmidzi).

Bayangkan Bapak-Ibu, kalau satu desa ini kompak, yang mampu berlomba-lomba berqurban, bukan karena riya, tapi karena ingin menegakkan syiar Islam, maka kebersamaan desa kita akan makin kuat. Kita sedang menanam kasih sayang di bumi desa ini. Orang kaya tidak sombong, orang miskin merasa dimuliakan. Inilah kunci kedamaian.

Ingatlah kisah Nabi Ibrahim AS. Beliau diperintah menyembelih putra tercintanya, Ismail yang sangat ia tunggu-tunggu. Apakah beliau menolak? Tidak! Karena cintanya kepada Allah melebihi cintanya kepada harta dan duniawi. Kita hari ini diminta berqurban kambing atau sapi saja, seringkali masih banyak pertimbangannya. Padahal, Allah tidak minta nyawa kita, Allah cuma minta kita mau sedikit berkorban untuk berbagi.

Mari kita bangun mentalitas tangguh. Jangan biarkan kemiskinan membuat kita menyerah. Dengan semangat qurban, kita jadikan desa ini desa yang mandiri, desa yang saling peduli, dan desa yang berakhlakul karimah. Ingat, zakat, infaq, dan qurban adalah instrumen penguatan ekonomi umat yang paling jitu agar kita tidak selalu jadi peminta-minta.

Sebagai penutup, mari kita teguhkan niat. Mulai tahun ini, buatlah tekad, "Saya harus bisa berkurban". Sisihkan sedikit demi sedikit rezeki kita. Jangan takut miskin karena berqurban, karena Allah sudah berjanji, apa yang kita berikan di jalan-Nya, akan diganti berkali lipat lebih baik.

Ya Allah, berikanlah kami kemudahan untuk melaksanakan ibadah qurban setiap tahunnya. Bersihkan hati kami dari rasa kikir, muliakan akhlak kami, dan jadikanlah rezeki kami berkah sehingga mampu kami gunakan untuk membantu sesama umat-Mu. Ampunilah segala dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan bimbinglah desa kami menjadi desa yang Baldatun Thaiyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Saya mohon maaf apabila ada kata-kata saya yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian. Benarnya datang dari Allah, salahnya dari kelemahan saya pribadi.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →