اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي.
Yang terhormat para alim ulama, para kiai, asatidz, dan asatidzah yang senantiasa membimbing umat, terkhusus kepada panitia penyelenggara dan seluruh hadirin kaum muslimin wal muslimat yang dirahmati Allah SWT.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul di majelis yang penuh keberkahan ini dalam keadaan sehat walafiat. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada uswatun hasanah kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang saya muliakan, tema yang kita angkat hari ini adalah sebuah pengingat fundamental bagi kehidupan kita: "Umur Berkurang, Amal Bertambah atau Berkurang?" Secara matematis, waktu kita di dunia ini hanyalah angka yang terus menipis. Setiap detak jantung yang berhembus adalah satu langkah lebih dekat menuju perjumpaan dengan Sang Pencipta.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Asr ayat 1-3:
Ayat ini menegaskan bahwa waktu adalah modal utama manusia. Namun, ironisnya, banyak di antara kita yang justru merugi karena waktu digunakan untuk menumpuk harta, sementara tabungan amal saleh terabaikan. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi:
Para ulama, seperti Imam Syafi'i rahimahullah, pernah memberikan nasihat mendalam, "Waktu itu ibarat pedang. Jika engkau tidak menebasnya, maka ia yang akan menebasmu." Artinya, jika usia yang berkurang ini tidak diisi dengan ketaatan, maka usia itulah yang akan menjadi saksi kerugian kita di akhirat.
Pertanyaan kritis yang harus kita ajukan pada diri sendiri setiap malam sebelum tidur adalah: "Apakah hari ini amal ibadah saya bertambah baik dari kemarin?" Jangan sampai umur kita berkurang, namun kualitas shalat stagnan, bacaan Qur'an terabaikan, dan akhlak kita tidak membawa kemaslahatan bagi sekitar.
Mari kita komitmen untuk memperbaiki diri. Jika umur kita tinggal sedikit, jadikanlah napas yang tersisa sebagai ladang amal yang paling produktif. Perbanyaklah istighfar atas kelalaian masa lalu, dan mantapkan niat untuk menutup lembaran hidup kita dengan husnul khatimah.
Sebagai penutup, marilah kita senantiasa memohon petunjuk agar sisa umur kita diberkahi oleh Allah SWT. Semoga pertemuan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak lalai dalam mengumpulkan bekal akhirat. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyampaian. Akhirul kalam, marilah kita tutup dengan doa.
Ya Allah, berilah keberkahan pada sisa umur kami, jadikanlah amal-amal kami yang terbaik adalah amal di penghujung usia kami, dan jadikanlah pertemuan kami dengan-Mu dalam keadaan Engkau ridhoi.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ