Logo Kangsantri AI

Ukhuwah Satukan Perbedaan

Khutbah Jumat
A
AHMAD ANWAR
9 Oktober 2026 3 menit baca 1 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن.

أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ: اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah...

Di hari Jumat yang penuh kemuliaan ini, di hadapan keagungan Allah yang Maha Menatap setiap relung hati, marilah kita tundukkan kepala dan jiwa kita dalam ketakwaan yang sebenar-benarnya. Mari kita hisab diri kita, sebelum kelak seluruh perbuatan kita dihisab tanpa ada satu pun yang tersembunyi di hadapan Rabbul 'Alamin.

Tidakkah hati kita merasa perih, tidakkah air mata kita menetes melihat kenyataan yang terjadi di sekitar kita hari ini? Betapa murahnya tali persaudaraan yang telah diikat dengan kalimat suci Laa ilaaha illallah, kini koyak dan terkoyak hanya karena sekelumit urusan duniawi yang fana. Kita menyaksikan ayah dan anak saling mendiamkan, saudara kandung saling bermusuhan, tetangga yang dahulu saling menyapa kini saling membuang muka, dan sesama orang beriman saling mencela serta menebar kebencian di ruang-ruang publik.

Semua luka ini menganga hanya karena kita berbeda pilihan, berbeda pandangan politik, dan berbeda kelompok. Sungguh, betapa malangnya hati kita yang telah tertutup kabut keangkuhan duniawi.

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah...

Ingatlah bagaimana Baginda Rasulullah ﷺ mencucurkan air mata dan darahnya untuk menyatukan umat ini. Beliau mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, menghapus dendam berabad-abad antara suku Aus dan Khazraj, lalu mengikat mereka dengan ikatan iman yang lebih kokoh daripada ikatan darah. Namun hari ini, dengan begitu mudahnya kita meruntuhkan bangunan cinta yang dibangun oleh Rasulullah ﷺ, hanya demi memenangkan ego dan pilihan yang umurnya tidak lebih lama dari hembusan nafas kita.

Rasulullah ﷺ telah memperingatkan kita dengan nada penuh kepedihan dan kekhawatiran dalam sabdanya:

دَبَّ إِلَيْكُمْ دَاءُ الْأُمَمِ قَبْلَكُمُ الْحَسَدُ وَالْبَغْضَاءُ وَهِيَ الْحَالِقَةُ، لَا أَقُولُ تَحْلِقُ الشَّعْرَ وَلَكِنْ تَحْلِقُ الدِّينَ

"Telah menjalar kepada kalian penyakit umat-umat terdahulu: kedengkian dan kebencian. Kebencian itulah sang pemotong. Aku tidak mengatakan ia memotong rambut, melainkan ia memotong dan mencukur habis agama."

Betapa mengerikannya penyakit ini. Kebencian karena perbedaan pilihan bukan hanya merusak tatanan sosial, tetapi perlahan-lahan mencukur habis pahala shalat kita, membatalkan nilai puasa kita, dan melenyapkan keberkahan amal ibadah yang kita banggakan.

Ma'asyiral Muslimin yang menangis karena takut kepada Allah...

Bayangkanlah ketika malaikat maut datang menjemput, saat nafas telah sampai di kerongkongan. Pada saat itu, tiada seorang pun dari tokoh yang kita bela mati-matian, tiada satu pun dari partai atau kelompok yang kita agung-agungkan, yang akan mampu menahan tarikan sakaratul maut kita. Mereka tidak akan menemani kita di dalam gelap dan sempitnya liang lahad.

Lalu, bagaimana kelak ketika kita dibangkitkan di Padang Mahsyar? Bagaimana wajah kita saat bertemu dengan Rasulullah ﷺ di tepi Telaga Al-Kautsar, sementara tangan dan lisan kita berlumuran dosa karena telah merobek hati saudara seiman, memfitnah sesama muslim, dan memutus silaturahmi hanya demi membela kepentingan sesaat?

Akankah Rasulullah ﷺ mengenali kita sebagai umatnya yang penuh kasih sayang, ataukah beliau akan memalingkan wajahnya yang mulia dari kita karena kita telah mengkhianati wasiat persatuannya?

Rasulullah ﷺ bersabda:

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ

"Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya; tidak boleh ia menzaliminya, tidak boleh ia membiarkannya binasa, dan tidak boleh ia merendahkannya."

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah...

Beda pilihan adalah fitrah, namun merusak persaudaraan adalah musibah dan dosa besar. Pilihan kita di bilik suara mungkin hanya berlaku untuk beberapa tahun, tetapi cinta dan persaudaraan kita karena Allah adalah bekal yang akan kita bawa sampai ke surga-Nya yang abadi. Jangan sampai kemenangan duniawi yang semu justru menjadi tiket kehancuran kita di akhirat kelak.

Wahai hamba-hamba Allah, sebelum matahari terbenam pada hari yang mulia ini, mari kita basuh hati kita dengan air mata taubat. Tanggalkanlah segala fanatisme buta, buanglah dendam dan amarah. Ulurkan tangan, dekaplah kembali saudaramu, mintalah maaf kepada mereka yang pernah tersayat oleh lisan dan tulisan kita. Rendahkanlah hati kita di hadapan sesama orang beriman, agar Allah berkenan merahmati dan mengumpulkan kita kembali di dalam surga-Nya yang penuh kedamaian.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلىَ رِضْوَانِهِ.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.

عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →