اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن.
أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ: اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى:
وَأَحْسِنُوْا ۛ إِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,
Segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rabb semesta alam yang tidak henti-hentinya melimpahkan nikmat iman, Islam, serta kesehatan kepada kita semua. Shalawat beriring salam semoga senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Agung Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, suri teladan utama umat manusia yang mengajarkan keluhuran budi dan kesempurnaan akhlak.
Dari atas mimbar yang mulia ini, khatib berwasiat kepada diri pribadi dan kepada jamaah sekalian, marilah kita senantiasa memperkokoh ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ketakwaan yang diwujudkan dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, agar kelak kita kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khatimah.
Dalam firman-Nya yang mulia sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 195, Allah menegaskan: "Dan berbuat baiklah, sungguh Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik."
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Kehidupan di dunia fana ini sesungguhnya adalah medan perniagaan akhirat yang sangat singkat. Setiap hembusan nafas adalah modal umur yang terus berkurang, dan setiap detik yang bergulir adalah lembaran catatan yang tidak dapat ditarik kembali. Di tengah perjalanan hidup yang penuh dengan ujian dan godaan ini, berbuat kebaikan atau ihsan adalah lentera penerang yang menyelamatkan dan meninggikan derajat seorang hamba di sisi Rabb-nya.
Kebaikan yang kita tanam tidak akan pernah sia-sia. Apa pun bentuk kebaikan yang kita perbuat—baik yang disaksikan ribuan pasang mata maupun yang tersembunyi rapat di keheningan malam—hakikatnya kebaikan itu akan berpulang kepada diri kita sendiri.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ أَسَآءَ فَعَلَيْهَا ۗ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّٰمٍ لِّلْعَبِيدِ
"Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri; dan Rabbmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya." (QS. Fushshilat: 46).
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Pintu-pintu kebaikan terbentang amat luas di hadapan kita. Kebaikan tidak melulu diukur dengan melimpahnya harta benda. Senyuman tulus yang menyejukkan hati saudaramu, perkataan jujur yang mendamaikan perselisihan, tangan yang terulur menuntun mereka yang lemah, hingga menahan lisan dari membicarakan aib sesama adalah manifestasi nyata dari amal kebajikan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan kita tentang betapa tingginya kedudukan orang yang hidupnya dipenuhi manfaat bagi sesama dalam sabdanya:
أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
"Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ath-Thabarani).
Betapa mulianya seorang mukmin yang hadirnya senantiasa menjadi penyejuk, meringankan beban yang berat, dan menghapus air mata kesedihan sesamanya. Jangan pernah kita meremehkan kebaikan sekecil apa pun, sebab kita tidak pernah tahu dari kebaikan yang mana keridhaan dan ampunan Allah akan tercurah kepada kita.
Ma’asyiral Muslimin yang dimuliakan Allah,
Mari kita renungkan bersama dengan hati yang bening. Di mana posisi kita hari ini dalam timbangan amal kebaikan? Betapa sering waktu kita habis tersita untuk mengejar dunia yang fana, sementara bekal akhirat terlupakan. Betapa sering kita menunda berbuat baik, seolah ajal masih jauh di pelupuk mata.
Ingatlah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala yang menggetarkan sanubari:
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ . وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." (QS. Az-Zalzalah: 7-8).
Oleh karena itu, sebelum nafas sampai di tenggorokan dan sebelum lembaran amal ditutup selamanya, mari kita bersegera kembali kepada Allah. Basuhlah dosa-dosa kita dengan taubat yang sungguh-sungguh, dan penuhilah sisa umur yang ada dengan jejak-jejak kebaikan yang abadi.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa melembutkan hati kita untuk mencintai kebaikan, memberikan kekuatan untuk beramal shalih, serta melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada kita semua.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah Kedua
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.
أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ