Logo Kangsantri AI

Cahaya Quran Kehidupan Abadi

Khutbah Jumat
A
Asep Badruzaman
3 Juli 2026 3 menit baca 27 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَاهَادِيَ لَهُ.

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَ قَدْ قَالَ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوْنُوْا مَعَ الصّٰدِقِيْنَ.

Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah,

Di dalam riuhnya kehidupan dunia yang penuh dengan gemuruh urusan dan hiruk pikuk kesibukan, terkadang kita lupa akan satu hakikat yang paling mulia, satu sumber cahaya yang takkan pernah padam, satu pedoman yang akan senantiasa menuntun kita menuju keridhaan Ilahi. Ia adalah Kalamullah, al-Qur'anul karim. Kitab suci yang diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, dan sebagai penawar bagi segala penyakit hati.

Sungguh, keutamaan membaca al-Qur'an bukanlah sekadar syair indah yang hanya diucap bibir, namun sebuah investasi ruhani yang pahalanya mengalir abadi, bahkan hingga akhir hayat kita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: "Bacalah al-Qur'an, karena sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafa'at (pembela) bagi orang yang membacanya." (HR. Muslim).

Bayangkanlah, di Padang Mahsyar yang amat menyesakkan, ketika semua manusia berlari dari keluarga dan sahabatnya, ketika setiap insan tenggelam dalam kesibukannya sendiri menyelamatkan diri dari siksa yang pedih, al-Qur'an hadir sebagai pembela setia. Ia akan bersuara, memohonkan ampunan, meninggikan derajat pembacanya, hingga orang tersebut diselamatkan dari malapetaka hari perhitungan. Sungguh suatu karunia yang tak terperi!

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,

Lebih dari itu, al-Qur'an adalah jendela kita menuju pemahaman yang hakiki tentang Allah Subhanahu wa Ta'ala. Setiap ayat yang kita baca, setiap surat yang kita renungi, adalah bisikan cinta dari Sang Pencipta. Ia mengajarkan tentang kasih sayang-Nya yang meliputi segala sesuatu, tentang kebesaran-Nya yang tak terhingga, dan tentang janji-janji-Nya yang pasti terwujud.

Ketika kita membaca firman-Nya, seakan kita sedang berdialog langsung dengan-Nya. Bukankah betapa indahnya anugerah ini? Allah, Rabb semesta alam, dengan segala kemuliaan-Nya, berkenan berbicara kepada kita melalui ayat-ayat-Nya. Ia mengungkapkan hukum-hukum-Nya, mengisahkan pelajaran dari para nabi dan rasul, serta membukakan rahasia-rahasia penciptaan yang hanya bisa dipahami oleh hati yang bersih dan jiwa yang merindu.

Mari kita renungkan sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam: "Siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (al-Qur'an), maka baginya satu hasanah (kebaikan). Dan satu hasanah dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan 'Alif Lam Mim' satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf." (HR. Tirmidzi).

Lihatlah, betapa murahnya Allah dalam memberikan ganjaran. Hanya dengan menggerakkan lisan dan menguraikan huruf-huruf-Nya, kita telah meraih pahala yang berlipat ganda. Ini bukan sekadar janji duniawi, namun sebuah investasi abadi untuk kehidupan akhirat yang kekal.

Namun, apakah kita sudah benar-benar memanfaatkan anugerah ini? Ataukah al-Qur'an hanya menjadi pajangan di rak buku, terdiam membisu, hanya disentuh ketika ada momen-momen tertentu atau ketika ada musibah menimpa? Sungguh kerugian besar jika kita menyia-nyiakan harta karun yang tak ternilai ini. Hati yang jauh dari al-Qur'an adalah hati yang tandus, mudah goyah oleh godaan dunia, dan rapuh dalam menghadapi ujian.

Oleh sebab itu, marilah kita bangun kembali cinta kita pada al-Qur'an. Jadikan ia sahabat sejati dalam setiap langkah kehidupan. Bacalah ia dengan khusyuk, renungi maknanya dengan dalam, dan amalkan kandungannya dengan sungguh-sungguh. Al-Qur'an adalah pelipur lara di kala duka, penunjuk jalan saat tersesat, dan penentram jiwa di tengah badai kehidupan.

Ingatlah, setiap ayat yang kita baca, setiap waktu yang kita curahkan untuk al-Qur'an, adalah bukti cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan mencintai al-Qur'an, berarti kita telah membuka pintu rahmat dan maghfirah-Nya. Al-Qur'an akan menjadi cahaya di dalam kubur kita, menjadi syafa'at di hari kiamat, dan menjadi bekal terbaik untuk menghadap Sang Khaliq.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلىَ رِضْوَانِهِ.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.

عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →