اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَاهَادِيَ لَهُ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَ قَدْ قَالَ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَوٰتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Sungguh, di usia senja, saat pundak mulai membungkuk dan langkah kian melambat, adalah waktu di mana hati seharusnya semakin merindukan kehangatan Sang Pencipta. Namun, ironisnya, seringkali kita justru terbuai oleh gemerlap dunia yang kian memudar, melupakan bekal yang akan kita bawa menghadap-Nya. Betapa pilu hati ini menyaksikan, di kala tubuh mulai renta, semangat untuk menuntut ilmu justru meredup, digantikan oleh rasa lelah dan kelalaian.
Pernahkah kita merenungi, saat usia muda kita habiskan untuk bermain, untuk bersenang-senang, untuk mengejar dunia yang fana, berapa banyak waktu yang telah kita sia-siakan dari rahmat Allah Ta'ala? Kini, di usia senja, saat amalan kita seharusnya semakin giat untuk menebus dosa-dosa masa lalu, kita justru semakin menjauh dari cahaya ilmu yang seharusnya menerangi jalan kita di alam kubur dan akhirat kelak.
Lihatlah para ulama terdahulu, betapa agung perjalanan mereka dalam menuntut ilmu, bahkan di usia yang sudah lanjut. Imam Bukhari rahimahullah, di usia senja beliau masih gigih mengumpulkan hadits-hadits baginda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Imam Syafi'i rahimahullah, di pengujung usianya masih tekun mengajar dan menulis karya-karya monumental. Mereka adalah teladan bagi kita, bahwa pintu ilmu tak pernah tertutup bagi siapa pun yang sungguh-sungguh mencarinya.
Namun, bagaimana dengan kita? Seringkali, di usia senja, kita merasa sudah terlambat. Kita merasa sudah tak mampu lagi menyerap ilmu. Kita merasa sudah tak ada gunanya lagi untuk belajar. Perasaan-perasaan inilah yang seharusnya kita lawan dengan sekuat tenaga, karena ia adalah bisikan setan yang ingin menjauhkan kita dari rahmat Allah.
Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'anul Karim:
وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ
"Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya, Kami akan mengembalikannya kepada kejadian yang lemah. Maka apakah mereka tidak memikirkannya?" (QS. Yasin: 68)
Ayat ini mengingatkan kita, bahwa semakin panjang usia, potensi untuk kembali lemah semakin besar. Namun, ini bukanlah alasan untuk berputus asa, melainkan panggilan untuk memanfaatkan sisa usia dengan sebaik-baiknya demi meraih keridhaan-Nya. Menuntut ilmu di usia senja adalah bentuk penyesalan yang mendalam, penyesalan atas waktu yang terlewat tanpa ilmu, penyesalan atas kelalaian yang telah mengakar.
Sungguh menyakitkan hati ini membayangkan, kelak di yaumul kiamat, ketika kita berdiri di hadapan Allah, kita tak memiliki bekal ilmu yang cukup. Kita tak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan malaikat. Kita hanya bisa meratap, menyesali kebodohan diri yang telah kita biarkan bertahun-tahun.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita bangkit dari kelalaian ini. Jangan biarkan usia senja menjadi alasan untuk menutup pintu ilmu. Ambillah mushaf Al-Qur'an, bacalah dan pahamilah ayat-ayatnya. Hadirilah majelis-majelis ilmu, dengarkanlah tausiyah dari para ulama. Cari buku-buku agama yang mudah dipelajari. Jika lisan tak lagi fasih, jika pendengaran tak lagi tajam, mulailah dengan hati yang tulus dan niat yang ikhlas. Allah Maha Melihat ketulusan kita.
Ingatlah, setiap tetes tinta ilmu yang kita pelajari, setiap huruf Al-Qur'an yang kita baca, adalah bekal berharga yang akan menerangi kegelapan kubur kita, yang akan menyelamatkan kita dari siksa api neraka. Jangan sia-siakan sisa usia yang ada, karena ia adalah kesempatan terakhir kita untuk meraih rahmat-Nya.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah Kedua
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.
أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ