Logo Kangsantri AI

Pendidikan Islam Era Digital

Kultum
U
Ummi Winda
28 Juni 2026 3 menit baca 34 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
( طه : 114)

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

*

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hadirin sekalian, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Jalan-jalan ke pasar membeli manggis,
Di tengah keramaian sungguh terasa ramai.
Ilmu dunia akhirat haruslah digenggis,
agar hidup kita tak pernah sesat dan lalai.

Hadirin yang berbahagia,
Di era digital yang serba terhubung ini, kita tengah dihadapkan pada sebuah tantangan sekaligus peluang yang luar biasa besar, khususnya dalam ranah pendidikan. Dunia maya telah membuka gerbang pengetahuan yang tak terbatas, namun di sisi lain, ia juga menghadirkan gelombang informasi yang terkadang sulit kita bedakan mana yang benar dan mana yang batil. Bagaimanakah kita seharusnya menavigasi lautan digital ini demi meraih pendidikan yang bermanfaat, dunia wal akhirat?

Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an, surat Thaha ayat 114:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
"Dan katakanlah (wahai Muhammad), 'Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.'"
Ayat ini menegaskan betapa pentingnya ilmu itu sendiri, dan betapa kita diperintahkan untuk terus memohon tambahan ilmu dari Sang Maha Pemberi Ilmu. Namun, di era digital, pertanyaan mendasarnya adalah: ilmu jenis apa yang harus kita cari? Apakah sekadar skill teknologi yang canggih, ataukah ilmu yang menuntun kita pada ketaatan kepada Allah?

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:
"Barangsiapapun yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Ini adalah janji mulia bagi para pencari ilmu. Namun, mari kita renungkan, apakah kemudahan akses informasi di era digital ini serta-merta menjadikan kita ahli surga? Tentu tidak. Ilmu yang mengantarkan kita ke surga adalah ilmu yang menghantarkan kita lebih dekat kepada Allah, ilmu yang diamalkan sesuai tuntunan Al-Qur'an dan sunnah.

Contoh sederhana, di genggaman tangan kita kini ada sebuah smartphone. Ia bisa menjadi jendela dunia untuk belajar berbagai bahasa asing, menguasai keahlian baru, bahkan mengakses kajian-kajian Islam dari para ulama terpercaya. Namun, tak sedikit pula yang terjerumus pada konten-konten yang melalaikan, membuang-buang waktu, bahkan merusak akidah dan moral. Inilah dualisme pendidikan digital.

Seorang ulama salaf, Imam Al-Ghazali rahimahullah pernah berkata, "Ilmu terbagi dua: ilmu agama dan ilmu dunia. Ilmu agama adalah untuk hati, sedangkan ilmu dunia adalah untuk badan. Maka, yang lebih utama adalah ilmu agama." Dalam konteks era digital, Imam Al-Ghazali seolah mengingatkan kita, bahwa di antara segala kemudahan informasi yang ada, prioritas utama kita adalah menguatkan pemahaman agama, mempertebal iman, dan memperbaiki akhlak.

Oleh karena itu, hadirin sekalian, marilah kita jadikan teknologi digital ini sebagai sarana untuk menuntut ilmu yang ridha di sisi Allah. Manfaatkanlah untuk mencari dalil-dalil syariat, memahami tafsir Al-Qur'an dari sumber yang terpercaya, mendengarkan hadits-hadits Nabi, serta mengkaji fiqih dan akhlak. Jauhkan diri dari akses yang memubazirkan waktu dan merusak hati.

Mari kita biasakan diri dan keluarga, terutama anak-anak kita, untuk cerdas dalam bermedia digital. Literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan gawai, tetapi lebih dari itu, adalah kemampuan memfilter informasi, mengolahnya menjadi ilmu yang bermanfaat, dan mengamalkannya.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membimbing langkah-langkah kita untuk senantiasa menjadi penuntut ilmu yang cerdas, beriman, dan bertakwa. Semoga ilmu yang kita peroleh di era digital ini menjadi bekal terbaik untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Aamiin ya Rabbal 'alamiin.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →