Logo Kangsantri AI

Hijrah Makna Tahun Baru

Kultum
S
syahputra
15 Juni 2026 2 menit baca 10 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Sugeng rawuh Bapak-bapak, Ibu-ibu, serta adik-adik sekalian yang wajahnya masih cerah walau dompet mungkin sudah mulai letih. Bagaimana kabarnya? Alhamdulillah, semoga sehat selalu agar bisa terus bertobat sebelum ajal menjemput, ya! Jangan sampai kita menunggu tua baru bertaubat, lah kalau besok sudah dipanggil malaikat, apa mau taubatnya pas di alam kubur? Keburu dingin, Pak, Bu.

Pohon jati tumbuh serumpun,
Tempat berteduh si burung dara.
Tahun baru Islam telah pun turun,
Mari perbaiki diri menuju surga.

Nah, bicara soal tahun baru Islam, banyak orang sibuk merayakan dengan kembang api. Padahal, hijrah bukan soal kembang api yang meletus di angkasa, tapi soal meletusnya nafsu duniawi di dalam dada. Kita seringkali merasa bangga dengan bertambahnya usia, padahal kalau dipikir-pikir, itu artinya jatah hidup kita makin menipis. Ibarat kuota internet, kalau isinya cuma buat nonton tren yang tidak bermanfaat, ya bakal cepat habis sebelum sempat buat download pahala.

Allah SWT berfirman:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى
(Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa).

Jangan sampai kita masuk tahun baru dengan kebiasaan lama. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah pernah berpesan, "Orang yang cerdas adalah mereka yang mampu mengintrospeksi dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati." Analoginya sederhana: kalau Bapak Ibu mau pindah rumah, pasti packing barang yang bagus-bagus saja, kan? Masa iya pindah rumah bawa sampah? Begitu juga dengan hijrah. Buanglah sifat iri, dengki, dan hobi ngerumpi tetangga kalau mau "pindah" ke surga.

Rasulullah SAW bersabda:

الْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ
(Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah).

Jadi, mari kita mulai tahun ini dengan daftar amal nyata. Bukan cuma janji "tahun depan saya mau rajin salat", tapi buktikan dengan salat di awal waktu hari ini. Kalau Bapak Ibu cuma bisa bilang "semoga jadi lebih baik" tapi HP masih penuh konten maksiat, itu namanya bukan hijrah, tapi gaya-gayaan. Ingat, dunia ini cuma transit, jangan terlalu betah sampai lupa bawa oleh-oleh buat akhirat.

Mari kita berdoa. Ya Allah, di awal muharram ini, ampunilah dosa kami yang menumpuk seperti cicilan rumah. Berikan kami kekuatan untuk meninggalkan larangan-Mu. Jadikan tahun ini tahun di mana kami lebih dekat dengan-Mu, lebih ringan melangkah ke masjid, dan lebih mudah berbagi dengan sesama.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →