اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ. وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Yang terhormat para alim ulama, para kiai, asatidz, serta asatidzah yang senantiasa kita harapkan keberkahan ilmunya. Yang kami hormati tokoh masyarakat, serta seluruh hadirin dan tamu undangan yang berbahagia.
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas izin dan kasih sayang-Nya, kita dapat berkumpul di majelis penuh keberkahan ini dalam rangka Peringatan Walimatul Nikah. Shalawat serta salam senantiasa kita curahkan kepada teladan agung, Baginda Nabi Muhammad ﷺ, yang syafaatnya kita nantikan di hari akhir kelak.
Perkenalkan, saya [Nama Anda] selaku pembawa acara akan memandu rangkaian ibadah sekaligus silaturahmi kita pada hari ini. Acara Walimatul Nikah ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas bersatunya dua hati dalam ikatan pernikahan yang suci, serta sebagai sarana memohon doa restu agar mahligai rumah tangga yang dibangun senantiasa diridhai Allah SWT.
[JEDA]
Memasuki agenda pertama yaitu pembukaan. Marilah kita buka acara ini dengan membaca basmalah bersama-sama. Bismillahirrahmanirrahim. Semoga dengan bacaan tersebut, Allah SWT memberikan kelancaran dan faedah bagi kita semua.
[JEDA]
Acara selanjutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama akan disampaikan oleh perwakilan pihak keluarga. Kepada Bapak [Nama], waktu dan tempat kami persilakan.
(Setelah selesai)
Terima kasih kepada Bapak [Nama] atas sambutannya. Semoga segala niat baik dan doa yang disampaikan menjadi pembuka jalan keberkahan bagi pasangan mempelai.
[JEDA]
Selanjutnya, agar suasana majelis ini semakin sejuk dan penuh keberkahan, mari kita dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang akan dikumandangkan oleh Saudara [Nama Qori]. Kepada beliau, dipersilakan.
(Setelah selesai)
Shadaqallahul 'adzim. Terima kasih kepada Saudara [Nama Qori] yang telah melantunkan ayat Allah dengan begitu merdu. Semoga pahala mengalir bagi pembaca dan kita yang mendengarkannya.
[JEDA]
Kini kita sampai pada acara inti, yaitu Mauidhzoh Hasanah yang akan disampaikan oleh al-mukarram Bapak Kiai [Nama]. Kepada beliau, dengan segala takzim kami persilakan.
(Setelah selesai)
Jazakumullah khairan katsiran kepada Bapak Kiai [Nama] atas tausiyahnya yang sangat dalam dan menguatkan hati kami, khususnya bagi pasangan mempelai dalam menapaki bahtera rumah tangga. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
[JEDA]
Hadirin yang dirahmati Allah, dengan berakhirnya Mauidhzoh Hasanah tadi, maka pungkasan sudah rangkaian acara kita pada hari ini. Kami selaku pembawa acara memohon maaf apabila ada tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian. Terima kasih atas kehadiran dan doa restu yang diberikan. Akhirul kalam, mari kita tutup majelis ini dengan lafaz hamdalah dan doa kafaratul majelis.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ