Logo Kangsantri AI

Tahun Baru Islam, Awal Baru

Sambutan
H
H. Muhamad Tamam Basith. Lc
20 Juni 2026 4 menit baca 33 views

Tentu, ini dia draf sambutan 1 Muharram dengan gaya lucu dan humoris dari Pimpinan Pondok Pesantren untuk Mushollah At Taubah. * اَلسَّلَامُ عَلَيْك...

Tentu, ini dia draf sambutan 1 Muharram dengan gaya lucu dan humoris dari Pimpinan Pondok Pesantren untuk Mushollah At Taubah.

*

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

ٱلْحَمْدُ لِلَّٰهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ أَشْرَفِ ٱلْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.

﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ﴾
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي.

Yang terhormat, para alim ulama, kyai sepuh, para ustadz dan ustadzah yang senantiasa menjadi penerang jalan kita. Wabil khusus, seluruh panitia penyelenggara dari Mushollah At Taubah yang luar biasa ini. Serta seluruh hadirin wal hadirot, bapak-bapak, ibu-ibu, om, tante, mbak, mas, adik-adik, yang sudah menyempatkan hadir di majelis yang mulia ini.

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang hari ini mempertemukan kita dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1445 Hijriah. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.

Perkenalkan, saya [Nama Anda], pimpinan Pondok Pesantren [Nama Pondok Pesantren Anda]. Jujur, kalau diberi pilihan, saya lebih suka jadi santri saja terus. Tapi ya sudahlah, nasib jadi pimpinan begini, harus pidato. Tapi jangan khawatir, saya ini jago pantun, kok. Nanti kalau ngantuk, saya beri pantun.

Terima kasih tak terhingga saya ucapkan kepada Mushollah At Taubah yang telah menginisiasi acara luar biasa ini. Salut untuk panitia! Kalian luar biasa! Mampu mengumpulkan orang sebanyak ini. Saya yakin, kalau ada lomba "Siapa Paling Semangat Ngadepin Libur Idul Adha", panitia ini pasti juara satu. Berkat kerja keras Anda semua, acara ini bisa berjalan dengan lancar. Dan terima kasih juga untuk Bapak Ibu sekalian yang sudah hadir. Kehadiran Anda adalah bukti bahwa kita masih peduli dengan kalender Hijriah. Bangga saya!

Hadirin yang berbahagia,
Tahun baru. Seringkali kita merayakan tahun baru Masehi dengan kembang api, teriakan, dan kadang lupa caranya pulang. Nah, kalau tahun baru Hijriah, ini lebih khidmat. Ini bukan tentang kembang api yang meledak di langit, tapi bagaimana hati kita yang meledak penuh semangat untuk jadi lebih baik.

Hijrah. Kata ini identik dengan berpindah. Dulu Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah. Kalo kita sekarang? Belum perlu hijrah ke Madinah sih, tapi kita perlu hijrah dari kebiasaan buruk ke kebiasaan baik.

Contohnya, hijrah dari kebiasaan telat bangun sahur jadi bangun pagi tanpa sahur. Atau hijrah dari kebiasaan buka HP sebentar tapi sampai subuh baru ditutup, jadi lebih banyak zikir dan tilawah. Siapa yang suka kelamaan main HP? Ngaku aja deh, nggak bakal saya suruh cuci piring kok. Hehehe.

Tahun Baru Islam ini mengingatkan kita pada pentingnya muhasabah. Mengingat kembali kesalahan-kesalahan di tahun lalu, dan bertekad untuk tidak mengulanginya. Kalau kata orang sekarang, "Kita flashback dosa". Biar tahun depan, amalan kita makin update, bukan error melulu.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an, Surat Al-Baqarah ayat 217:

﴿وَمَن يَخْرُجْ مِن بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ ٱلْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا﴾
Artinya: "Dan sesiapa keluar dari rumahnya dengan maksud hijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian ia menemui ajal (sebelum sampai ke tempat tujuan), maka sesungguhnya pahalanya sudah terjamin di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Ayat ini mengajarkan kita bahwa niat hijrah kita harus lurus karena Allah. Bukan karena dikejar cicilan, bukan karena janji manis tetangga sebelah, tapi semata-mata mengharapkan ridha Allah.

Hadirin sekalian,
Mari kita jadikan momen 1 Muharram ini sebagai momentum untuk hijrah dalam segala aspek. Hijrah hati, hijrah lisan, hijrah perbuatan. Berhenti menyebarkan gosip di grup WhatsApp, mulai menyebarkan shalawat. Berhenti mengeluh saat ada tugas, mulai menyelesaikannya dengan ikhlas.

Mushollah At Taubah ini, semoga terus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan. Saya dengar, ada program [Sebutkan program Mushollah At Taubah jika ada, contoh: "tadarus rutin setiap malam Ahad" atau "majlis taklim bulanan"]. Wah, ini keren! Mari kita dukung program-program baik ini. Jangan sampai programnya jalan, tapi jamaahnya pada kabur nyari sinyal!

Terakhir, saya mengajak kita semua untuk menyambut tahun baru Islam ini dengan semangat baru dan optimisme. Mari kita berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, lebih dekat dengan Allah, dan lebih bermanfaat bagi sesama. Semoga setiap langkah kita di tahun yang baru ini diberkahi oleh Allah SWT.

Doa terbaik untuk Mushollah At Taubah, untuk para panitia, dan untuk seluruh hadirin yang hadir. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah.
Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf jika ada salah kata, salah ucap, atau salah lirik. Kadang saya suka salah lirik kalau pidato.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →