اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.
Yang saya takzimi, para alim ulama, jajaran Syuriah PCNU Sragen, para kiai, sesepuh dan tokoh masyarakat yang senantiasa menjadi suluh penerang umat. Yang saya hormati Ketua beserta jajaran pengurus PC Muslimat NU Sragen, para panitia Konfercab yang luar biasa, serta seluruh kader Muslimat NU se-Kabupaten Sragen yang hari ini hadir dengan semangat perjuangan yang luar biasa.
Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang dengan limpahan rahmat-Nya, kita semua dapat berkumpul di ruangan ini dengan penuh kebersamaan. Shalawat serta salam senantiasa kita curahkan kepada teladan agung, Baginda Nabi Muhammad SAW, yang syafaatnya kita harapkan di yaumul qiyamah nanti.
Saya, selaku Ketua PCNU Sragen, berdiri di sini bukan hanya sekadar menjalankan protokoler, melainkan karena rasa bangga yang meluap-luap melihat barisan Muslimat NU Sragen yang begitu solid. Saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PC Muslimat NU Sragen selaku penyelenggara dan seluruh panitia yang telah bekerja keras, memeras keringat, dan pikiran demi terselenggaranya Konfercab ini. Kehadiran ibu-ibu sekalian adalah bukti nyata bahwa detak jantung organisasi ini masih berdenyut kencang!
Saudariku sekalian, Konfercab hari ini bukanlah sekadar agenda rutin lima tahunan. Ini adalah panggung konsolidasi, panggung evaluasi, dan yang paling penting: panggung untuk memperbarui niat jihad kita dalam berorganisasi!
Ingatlah firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 71:
Ayat ini menegaskan bahwa peran Muslimat NU bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar utama perjuangan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Di tangan ibu-ibulah pendidikan anak bangsa, ketahanan keluarga, dan benteng moral masyarakat Sragen ini diletakkan. Jangan pernah merasa lelah, karena setiap langkah kaki ibu-ibu menuju tempat ini adalah langkah jihad. Setiap rupiah dan waktu yang ibu-ibu korbankan untuk organisasi adalah investasi akhirat yang tak terhingga nilainya.
Saya berharap, Konfercab ini mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang relevan dengan tantangan zaman. Program-program ke depan haruslah lebih menyentuh akar rumput, lebih progresif, dan mampu menjawab persoalan umat secara nyata. Jangan lagi terjebak pada formalitas, kejarlah efektivitas!
Mari kita jadikan Konfercab ini sebagai ajang untuk menyalakan kembali api semangat. Jangan biarkan semangat itu padam setelah acara ini usai. Saya menantang ibu-ibu semua untuk pulang dari sini dengan tekad baru: menjadikan Muslimat NU Sragen sebagai organisasi yang paling berpengaruh, paling solid, dan paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Akhir kata, saya memohon maaf jika dalam sambutan ini ada tutur kata yang kurang berkenan. Mari kita buka Konfercab ini dengan niat tulus lillahi ta'ala. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kita, memberikan kesuksesan pada musyawarah ini, dan mengokohkan perjuangan kita di bawah naungan panji Nahdlatul Ulama.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ