اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
Yang saya takdzimi, para alim ulama dan para kiai yang selalu menjadi suluh penerang umat. Yang saya hormati segenap dewan asatidz dan asatidzah MDT Miratul Huda yang telah sabar membimbing dengan tetesan peluh dan doa. Yang saya muliakan Bapak/Ibu wali santri, serta yang paling saya cintai dan banggakan, anak-anakku para santriwan dan santriwati yang hari ini akan melangkah meninggalkan gerbang MDT Miratul Huda.
Puji syukur marilah kita haturkan ke hadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam suasana yang haru ini. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, uswatun hasanah kita. Saya selaku Kepala MDT Miratul Huda berdiri di sini, dengan dada yang terasa sesak dan berat, bukan karena tugas yang telah usai, namun karena harus melepas "jantung hati" kami untuk melangkah lebih jauh.
Pertama-tama, izinkan saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh jajaran panitia dan keluarga besar MDT Miratul Huda. Kerja keras kalian adalah bukti cinta yang tidak ternilai bagi lembaga ini. Kepada para wali santri, terima kasih telah mempercayakan titipan Ilahi kepada kami. Kami sadar, mungkin selama di sini, kami belum mampu memberikan yang terbaik, namun percayalah, setiap detik di ruang kelas adalah doa yang kami langitkan untuk masa depan putra-putri Bapak dan Ibu sekalian.
Anak-anakku yang kucintai, hari ini adalah hari yang paling sulit bagi kami. Dulu, kalian datang dengan langkah yang malu-malu, dengan tas yang lebih besar dari tubuh kalian, dengan hafalan yang terbata-bata. Kini, kalian berdiri di depan kami dengan kemandirian yang tumbuh. Namun, tahukah kalian? Saat nanti kalian keluar dari pintu gerbang madrasah ini, ada bagian dari hati kami yang ikut pergi bersama kalian.
Ingatlah selalu pesan Allah dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11: "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." Ilmu yang kalian dapatkan di sini bukanlah sekadar deretan huruf di atas kertas, melainkan cahaya. Jangan biarkan cahaya itu padam hanya karena dunia yang gemerlap.
Rasulullah SAW bersabda: "Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim." (HR. Ibnu Majah). Perpisahan ini bukanlah akhir dari menuntut ilmu. MDT Miratul Huda mungkin hanya menjadi satu titik kecil dalam perjalanan panjang kalian, tapi jadikanlah bekal agama yang kami tanamkan sebagai kompas agar kalian tidak tersesat di tengah rimba kehidupan yang penuh ujian.
Jika nanti kalian sukses, jika nanti kalian telah menjadi orang besar, jangan pernah lupakan tempat kecil yang sederhana ini. Jangan lupakan guru-guru yang mungkin suaranya mulai parau karena lelah mengajar kalian, yang wajahnya mungkin sudah mulai menua karena memikirkan masa depan kalian. Kami tidak mengharap balasan harta, kami hanya berharap kelak saat kalian berada di surga nanti, kalian mencari kami jika kalian tidak menemukan kami di sana.
Mungkin hari ini saya sebagai kepala sekolah harus melepas kalian, namun izinkan saya menitipkan satu pesan: jadilah manusia yang berakhlak mulia. Karena ilmu tanpa adab hanyalah kesia-siaan. Mohon maafkan kami atas segala khilaf, bentakan saat kalian malas, atau ketegasan kami yang mungkin melukai hati kalian. Semua itu semata-mata karena kami ingin kalian menjadi manusia yang selamat dunia dan akhirat.
Akhir kata, semoga Allah SWT selalu menjagai langkah kalian di mana pun kalian berada. Selamat berjuang, anak-anakku. Langit di depan kalian masih sangat luas, terbanglah tinggi, namun tetaplah membumi. Kami mencintai kalian, lebih dari yang bisa terucap oleh kata-kata.
Mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini maupun dalam masa pengabdian saya. Semoga Allah meridhoi perpisahan kita hari ini.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ