Logo Kangsantri AI

Hijrah: Awal Baru Muharam

Ceramah
D
Dimas Radytia
10 Juni 2026 3 menit baca 29 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ و...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: ﴿إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ﴾. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي.

Bapak-bapak, Ibu-ibu, hadirin sekalian yang dimuliakan Allah. Pertama-tama, mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang dengan izin-Nya kita bisa berkumpul di majelis yang penuh keberkahan ini. Tak lupa, mari kita kirimkan shalawat serta salam kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW.

Yang saya hormati para sesepuh, alim ulama, bapak kiai, asatidz dan asatidzah yang senantiasa menjadi pelita di desa kita ini. Khususnya kepada Bapak Kepala Desa dan seluruh tokoh masyarakat yang saya cintai. Terima kasih atas hangatnya sambutan Bapak dan Ibu sekalian. Sungguh, melihat wajah-wajah penuh keimanan ini, semangat saya semakin membara untuk mengajak kita semua menjadi pribadi yang lebih baik di tahun baru Hijriyah ini!

Bapak dan Ibu, tahun baru Islam bukan sekadar ganti tanggal atau ganti kalender di dinding rumah. Hijrah adalah simbol perubahan! Rasulullah SAW dan para sahabat rela meninggalkan harta, rumah, bahkan kampung halaman demi memenangkan kebenaran. Sekarang, apa yang harus kita hijrahkan? Hijrahkan kemalasan kita menjadi semangat beribadah! Hijrahkan sifat bakhil kita menjadi gemar bersedekah!

Muharram adalah pintu gerbang tahun baru kita. Muharram adalah satu dari empat bulan suci yang disebut Allah sebagai Asyhurul Hurum. Allah SWT berfirman:
(...maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu...) [QS. At-Taubah: 36].
Apa maknanya? Di bulan ini, dosa lebih besar dampaknya, namun pahala pun dilipatgandakan oleh Allah bagi mereka yang mau beramal saleh!

Tahukah Bapak/Ibu, mengapa Muharram begitu istimewa? Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali menjelaskan dalam Lathaif al-Ma’arif:

ذَكَرَ طَائِفَةٌ مِنَ الْعُلَمَاءِ أَنَّ الصَّوْمَ فِي الْمُحَرَّمِ أَفْضَلُ الصِّيَامِ التَّطَوُّعِ
"Sebagian ulama menyebutkan bahwa puasa di bulan Muharram adalah puasa sunnah yang paling utama."

Ingatlah sabda Nabi kita tercinta:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
"Puasa yang paling utama setelah (puasa) bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yakni Muharram." (HR. Muslim).

Bapak dan Ibu, kita ini warga desa yang hidup bersahaja. Tapi ingat, kemuliaan kita di mata Allah bukanlah dari jabatan atau harta. Kemuliaan kita ditentukan sejauh mana kita menghidupkan bulan-bulan yang dimuliakan-Nya. Mari di Muharram ini, kita perbanyak puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram untuk menghapus dosa setahun yang lalu. Mari kita pererat silaturahmi antar tetangga kanan dan kiri. Jangan ada lagi konflik karena masalah sepele! Hijrahkan hati kita dari rasa iri dan dengki, gantilah dengan kasih sayang.

Tahun baru Hijriyah adalah momen evaluasi. Sejauh mana bekal kita untuk akhirat? Apakah shalat kita sudah tepat waktu? Apakah anak-anak kita sudah kita didik menjadi generasi qurani? Jika setahun kemarin kita masih lalai, maka momentum Muharram ini adalah "titik balik"! Jangan biarkan waktu berlalu tanpa ada amal yang kita tanam. Dunia ini hanya persinggahan, akhirat adalah tujuan utama.

Sebagai penutup, mari kita teguhkan tekad. Jadikan tahun ini tahun di mana shalat kita makin khusyuk, sedekah kita makin rutin, dan akhlak kita makin meneladani Rasulullah. Jangan takut gagal, karena hijrah adalah tentang memulai lagi dengan semangat yang lebih kuat!

Ya Allah, jadikanlah tahun ini tahun yang penuh keberkahan bagi masyarakat kami. Ampunilah dosa-dosa kami, orang tua kami, dan bimbinglah kami di jalan yang Engkau ridhai. Berilah kesehatan, rezeki yang halal, dan keturunan yang shalih-shalihah.

Saya mohon maaf apabila ada kata atau sikap saya yang kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu sekalian. Manusia hanyalah tempat khilaf, yang benar datangnya dari Allah SWT.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ، وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →