Logo Kangsantri AI

Tuhan Beri Jalan Pelaku Sabar

Ceramah
H
H. Muhamad Tamam Basith. Lc
10 September 2026 4 menit baca 27 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Yang saya hormati para alim ulama dan asatidz, yang kami muliakan bapak-bapak pekerja yang tangguh, yang pagi-pagi sudah bergegas menjemput rezeki demi menafkahi keluarga tercinta. Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas kesempatan kita berkumpul di majelis ilmu yang penuh berkah ini. Saya sangat mengapresiasi semangat bapak-bapak sekalian, di tengah kesibukan pekerjaan yang menyita waktu dan tenaga, bapak masih meluangkan waktu untuk duduk bersama, menyirami hati dengan cahaya iman.

Bapak-bapak yang dirahmati Allah, seringkali kita menghadapi kebuntuan dalam hidup. Ada kalanya sebagai pekerja, kita merasa lelah, bingung menghadapi target yang sulit, atau cemas akan masa depan keluarga. Tema kita hari ini adalah sebuah janji agung dari Allah SWT: "Tuhan akan kasih jalan kepada orang yang berjalan." Maknanya, hidayah, pertolongan, dan solusi tidak datang kepada orang yang hanya diam berpangku tangan, melainkan kepada mereka yang bergerak, berikhtiar, dan melangkah dengan iman.

Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Ankabut ayat 69 yang saya bacakan di awal tadi:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
"Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik."

Perhatikan kata Jahadu, yang artinya berjuang atau bersungguh-sungguh. Bagi bapak sebagai pekerja, jihad bapak adalah berangkat pagi, berpeluh keringat, bekerja dengan jujur, dan tidak mengambil hak orang lain. Ketika bapak "berjalan" dengan niat karena Allah, maka Allah tidak akan membiarkan bapak sendirian. Pertolongan Allah itu mengikuti langkah kaki kita. Ibarat kita berjalan di kegelapan, cahaya lampu akan terus bergerak mengikuti arah kaki kita melangkah.

Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ
"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah 'Azza wa Jalla, niscaya Allah akan menggantikannya untukmu dengan sesuatu yang lebih baik bagimu."

Dalam hidup sebagai pekerja, seringkali kita dihadapkan pada pilihan sulit. Misalnya, apakah kita akan mempertahankan integritas meski harus rugi secara materi, atau mengikuti cara yang tidak halal namun cepat kaya? Bapak, orang yang berjalan di jalan Allah adalah dia yang berani memilih jalan sulit asal tetap di rel syariat. Saat kita memilih jujur, mungkin jalan terasa terjal, namun percayalah, Allah akan membukakan jalan lain yang lebih berkah dan menenangkan hati.

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitabnya Al-Fawaid menjelaskan:

فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْصُرَهُ اللَّهُ فَلْيَنْصُرْ دِينَهُ وَلْيَجْتَهِدْ فِي طَاعَتِهِ
"Barangsiapa yang ingin ditolong oleh Allah, maka hendaknya ia menolong agama-Nya dan bersungguh-sungguh dalam menaati-Nya."

Teringat sebuah kisah inspiratif tentang seorang pekerja kayu di zaman dahulu. Ia hidup sangat pas-pasan, namun ia tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah dan selalu menjaga amanah dalam pekerjaannya. Ketika orang lain sibuk mencari jalan pintas yang curang, ia tetap "berjalan" di jalan yang benar. Suatu hari, ia menemukan jalan buntu karena kayu yang ia miliki tidak laku. Namun, karena ia tetap berikhtiar dan berdoa, Allah bukakan jalan melalui seseorang yang mencari orang jujur untuk mengelola usaha besar. Kejujurannya menjadi modal utamanya. Itulah janji Allah; jalan keluar selalu tersedia bagi mereka yang tidak berhenti melangkah di atas ketaatan.

Bapak-bapak sekalian, inti dari pesan ini adalah jangan berhenti bergerak. Jangan biarkan kesulitan pekerjaan mematikan harapan bapak. Kalau bapak merasa mentok, tambahkan doa, perbaiki kualitas shalat, dan terus bekerja dengan niat ibadah. Allah tidak akan menutup pintu, kecuali untuk membukakan pintu yang jauh lebih baik. Selama kaki bapak masih melangkah menuju kebaikan, selama itu pula Allah membimbing jalan bapak.

Sebagai penutup, mari kita simpulkan bahwa rezeki dan jalan keluar adalah hadiah bagi mereka yang mau bergerak dan berjuang dalam koridor iman. Mari kita jadikan pekerjaan kita sebagai ladang ibadah. Teruslah berjalan, jangan menyerah pada keadaan, dan selalu libatkan Allah dalam setiap langkah kaki bapak.

Ya Allah, berikanlah kami kekuatan untuk terus berjalan di jalan-Mu yang lurus. Berikanlah kemudahan bagi bapak-bapak yang sedang berjuang mencari nafkah keluarga. Jadikanlah pekerjaan kami sebagai wasilah untuk meraih surga-Mu. Ampunilah dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, dan bimbinglah keluarga kami agar menjadi keluarga yang sakinah.

Terima kasih atas perhatian bapak-bapak sekalian. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Semoga majelis ini menjadi saksi kebaikan kita di hari kiamat nanti.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →