Logo SantriDigital

Zulqaidah

Khutbah Jumat
H
Hasbullah Ahmad
28 April 2026 4 menit baca 1 views

أَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ...

أَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. Hadirin sekalian yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Sungguh, kita berada di dalam sebuah bulan yang suci, bulan Zulqaidah. Bulan ini adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Sebagaimana firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 36: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana ketetapan Allah dalam Kitabullah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang keempat itu (yakni bulan Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab)." Empat bulan haram ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Zulqaidah adalah panggilan dari Ar-Rahman, Ar-Rahim, untuk merenungi perjalanan ruhani kita. Apakah kita telah mengisi hari-hari kita dengan ketaatan, atau justru semakin jauh dari tuntunan-Nya? Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah... Bulan Zulqaidah hadir di antara bulan-bulan lain dengan keistimewaan tersendiri. Di bulan ini, Allah perintahkan kita untuk senantiasa menjaga diri dari perbuatan dosa dan aniaya. Sungguh, celakalah bagi jiwa yang lalai dalam bulan yang mulia ini. Bayangkan, jika Allah saja memuliakan bulan ini, lalu bagaimana dengan kita yang lalai dalam ketaatan? Apakah kita tidak takut akan murka-Nya saat kita berbuat aniaya terhadap diri sendiri, dengan menenggelamkan diri dalam dosa dan maksiat? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari: "…وَإِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو الْقَعْدَةِ، وَذُو الْحِجَّةِ، وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبٌ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ…" "…Dan sesungguhnya waktu berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun terdiri dari dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram. Tiga bulan berturut-turut: Zulqaidah, Zulhijjah, dan Muharram, serta Rajab yang terletak antara Jumada dan Sya'ban…" Ini adalah pengingat yang sangat jelas dari Nabi kita tercinta. Empat bulan mulia ini adalah penanda waktu yang seharusnya kita gunakan untuk meningkatkan kualitas spiritual kita. Di saat bulan-bulan lain kita mungkin terjerumus dalam kesibukan duniawi yang melalaikan, di bulan haram ini kita dipanggil untuk kembali kepada fitrah kita sebagai hamba Allah yang taat. Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah... Betapa seringnya kita merenungi setiap detik, menit, dan jam dalam kehidupan kita. Berapa banyak waktu yang telah kita habiskan untuk hal-hal yang tidak bernilai di hadapan Allah? Di bulan Zulqaidah ini, mari kita mulai menghisab diri. Apakah kita telah benar-benar merasakan kehadiran Allah dalam setiap langkah kita? Apakah kita telah benar-benar memahami betapa Maha Pengasihnya Allah, yang senantiasa membuka pintu taubat bagi hamba-Nya yang menyesal? Pernahkah hati kita bergetar saat mendengar ayat-ayat Allah yang mengingatkan akan dahsyatnya siksa neraka? وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ "Dan peliharalah diri kamu dari neraka yang disediakan untuk orang-orang kafir." (QS. Ali 'Imran: 131) Betapa ngerinya ganjaran bagi orang-orang yang menolak dan mendustakan tanda-tanda-Nya. Panasnya api neraka yang membakar kulit, mendidihnya cairan yang diminum, hingga siksa yang tiada bandingannya. Semua itu adalah akibat dari kelalaian kita dalam menjaga diri dari larangan-Nya. Namun, di sisi lain, Allah juga berfirman dengan penuh kasih sayang: قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ "Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’" (QS. Az-Zumar: 53) Lihatlah, di bulan Zulqaidah yang penuh berkah ini, Allah justru membuka lebar-lebar pintu rahmat-Nya. Dia tidak hanya mengampuni satu dua dosa, tetapi seluruh dosa, tanpa terkecuali, bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya dengan hati yang tulus. Rinduilah keampunan itu, tangisilah dosa-dosa yang telah kita perbuat. Gunakanlah kesempatan di bulan ini untuk membersihkan diri, lalu memohon agar dipertemukan dengan bulan-bulan yang lebih mulia, dengan hati yang lebih bersih. Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah... Mari kita persembahkan sisa waktu kita di bulan Zulqaidah ini untuk ibadah yang istiqamah. Jauhkan lisan kita dari ghibah dan fitnah. Jauhkan tangan kita dari kezaliman. Jauhkan hati kita dari kesombongan dan iri dengki. Jadikan Al-Qur'an sebagai cahaya penuntun, dan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai pedoman hidup. Jangan sampai bulan Zulqaidah berlalu begitu saja tanpa bekas kebaikan dalam diri kita. Jangan sampai hari-hari ini menjadi saksi bisu kekufuran kita atas nikmat Allah. Marilah kita bergetar dalam khauf, namun juga bersemangat dalam raja'. Takut akan siksa-Nya, namun berharap akan ampunan dan surga-Nya. Ya Allah, sungguh kami memohon kepada-Mu agar Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang bertakwa. Ampunilah dosa-dosa kami, wahai Rabb Yang Maha Pengampun. Terimalah taubat kami, wahai Tuhan kami Yang Maha Menerima taubat. Berilah kami kekuatan untuk senantiasa berada di jalan-Mu. Jadikan bulan Zulqaidah ini sebagai awal dari perubahan hidup kami yang lebih baik. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →